Ia menyebut angka stunting di Metro sekitar 600 kasus.
“Itu tidak tinggi, kita terendah ketiga di Lampung. Tapi kita terus upayakan supaya turun terus angka stunting itu,” kata dia.
Dia menjelaskan penyebab stunting bukan hanya persoalan kurang gizi, tetapi juga karena kondisi kesehatan lingkungan, kualitas air, dan lainnya.
“Penyebabnya banyak faktor, jadi bukan hanya kekurangan gizi ketika lahir. Kondisi kesehatan lingkungan, air dan lainnya juga berpengaruh. Karena itu perlu kerja sama semua pihak,” katanya.
Pihaknya akan terus berusaha menurunkan angka stunting pada anak untuk mewujudkan generasi masa depan bangsa di daerah itu yang sehat.