SIGERMEDIA.COM – Pasca Banjir, Jembatan Kuning Rantau Alami Erosi Parah. Di Desa Alur Manis, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, tebing sungai di area jembatan Titi Kuning Rantau mengalami erosi parah setelah tergerus arus banjir besar pada akhir tahun 2022.
Dampak erosi ini telah menyerobot lahan warga dan permukiman penduduk, serta mengancam fondasi jembatan yang sudah berumur 48 tahun tersebut.
Sahrul, seorang warga setempat, mengatakan bahwa erosi sungai sudah mencapai ratusan meter dan telah mengancam fondasi jembatan serta bangunan di daerah aliran sungai tersebut.
Erosi ini semakin parah setelah tepi sungai di area Titi Kuning Rantau sudah dua kali dibangun dengan bronjong dan turap, tapi kedua proyek tersebut telah gagal.
Jika terus dibiarkan, erosi sungai Rantau dapat mengancam tanah dan bangunan warga. Beberapa tahun lalu sudah pernah dicoba untuk mengatasi masalah ini dengan memasang sheet pile beton penahan tebing, tapi proyek tersebut juga runtuh.
Sahrul menyarankan bahwa solusinya adalah membangun benteng turap yang memanjang ke atas untuk menahan erosi tersebut.
Anggota DPR Aceh, Nora Idah Nita, juga menanggapi masalah ini dengan akan melihat langsung kondisi ketahanan jembatan Rantau akibat dampak abrasi tersebut.
Ia mengakui bahwa kerusakan infrastruktur pasca banjir sangat memprihatinkan, dan berharap bahwa anggaran di masa depan dapat digunakan untuk menangani masalah erosi ini.