SIGERMEDIA.COM – Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu mengatakan bahwa kepemimpinan Menteri BUMN dibawah Erick Thohir mewariskan banyak proyek-proyek mangkrak. Sehingga Ia mengatakan saat ini Erick Thohir panen proyek mangkrak.
“Sebetulnya Bung Arya (Stafsus Kementerian BUMN Arya Sinulingga) dan Erick Thohir panen proyek mangkrak.” Kata Said Didu, dalam diskusi virtual, pada Jum’at (9/4/2021).
Baca Juga: Bertemu Dengan Komisi I DPR, Menkominfo Bahas Tata Kelola Jaringan 5G
Said Didu mengatakan bahwa sepanjang tahun 2018-2019, negara menugaskan BUMN untuk mengerjakan proyek yang tidak memiliki nilai ekonomi tanpa menggelontorkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sehingga akhirnya proyek-proyek tersebut mangkrak.
“Pada 2018-2019 itu sudah dikatakan, kalau enggak ada PMN, maka 2021 proyek-proyek tersebut mangkrak. Karena di 2021 ini hampir seluruh proyek yang tidak layak ekonomi itu selesai pembangunannya.” Tandas Said Didu.
Baca Juga: Menpan-RB Kurangi Jam Kerja ASN Selama Ramadhan
Ia mencontohkan proyek yang tidak memiliki nilai ekonomi itu adalah Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu dan Bandara Kertajati.
Said menjelaskan bahwa proyek-proyek yang mangkrak tersebut akan semakin membebani BUMN Karya, mulai dari beban biaya operasional, beban utang, dan penyusutan.
“Itu semua beban muncul sekaligus di tahun ini, sementara revenuenya dikatakan tidak layak. 2020 itu muncul itu, sehingga sekarang sangat berat untuk BUMN konstruksi menutupi beban tersebut.” Jelasnya.