Hari Amal Bhakti Ke-77, Kemenag Umumkan 40 Persen ASN Ikti Diklat Tingkatkan Profesionalisme

Menag Yaqut Cholil Qoumas

SIGERMEDIA.COM – Hari Amal Bhakti Ke-77, Kemenag Umumkan 40 Persen ASN Ikti Diklat Tingkatkan Profesionalisme.

Kementerian Agama Indonesia mengumumkan bahwa 40 persen aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kementerian tersebut akan mengikuti pendidikan dan latihan (diklat) jabatan guna meningkatkan profesionalisme.

Hal ini disampaikan oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas pada peringatan Hari Amal Bhakti ke-77 Kementerian Agama di Jakarta.

Sebelumnya, Kementerian Agama telah menyelenggarakan survei Indeks Profesionalisme dan Moderasi Beragama (IPMB) yang diikuti oleh lebih dari 214 ribu ASN.

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa sekitar 100 ribu ASN di lingkungan Kementerian Agama dianggap tidak profesional karena belum pernah mengikuti diklat pada jabatan yang diembannya dalam dua tahun terakhir.

Dia menyatakan bahwa hasil survei IPMB merupakan data dasar penting untuk menentukan langkah selanjutnya, sehingga kemampuan ASN dapat terlihat jelas.

“Saya telah meminta Sekretaris Jenderal, Kepala Biro Kepegawaian, dan Kepala Balitbang-Diklat untuk mengambil langkah strategis terkait dengan pelatihan. Di masa depan, mereka akan terus diikutkan dalam pelatihan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar, menyatakan bahwa survei yang dilakukan merupakan tanggung jawab dari Peraturan Menteri PANRB Nomor 28 Tahun 2018 tentang Pengukuran Indeks Profesionalisme Aparatur Sipil Negara.

Hal yang sama juga diatur dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pedoman Tata Cara dan Pelaksanaan Pengukuran Indeks Profesionalisme Aparatur Sipil Negara.

“Langkah ini juga merupakan upaya Kemenag dalam mewujudkan Rencana Strategis Kementerian Agama Tahun 2020-2024, seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020,” ujar Nizar.

Menurutnya, mulai tahun ini, Kemenag akan meningkatkan pelatihan yang relevan dengan jabatan fungsional ASN Kemenag masing-masing.

“Saya yakin, secara bertahap profesionalisme ASN akan terus meningkat, dan ini dilakukan untuk mewujudkan birokrasi yang memiliki dampak bagi kualitas pelayanan umat,” katanya

Temukan Artikel Viral kami di Google News